Rafael Nadal Tidak Bisa Latihan Karena Lockdown

Rafael Nadal Tidak Bisa Latihan Karena Lockdown

Ditengah pandemi COVID-19 ini membuat Rafael Nadal merasa kesal karena tidak bisa mengikuti latihan. Sedangkan untuk Roger Federer mendapatkan kabar baik bahwa proses pemulihan dirinya pasca operasi lutut sudah semakin membaik dan sudah bisa kembali bertanding setelah gelaran tenis kembali dibuka. Sedangkan untuk pemerintah spanyol sendiri telah resmi memperpanjang lockdown sampai dengan tanggal 9 mei 2020. Dan pemerintah spanyol memberi peraturan bahwa setiap warganya harus selalu berada dirumah dan tidak boleh melakukan aktivitas di luar rumah jika kegiatan tersebut tidak terlalu penting, karena tujuannya adalah untuk mencegah virus ini semakin menyebar luas.

Pada saat Rafael Nadal melakukan live instagram di akun pribadinya, dirinya mengungkapkan rasa kekesalannya karena dalam situasi yang sulit sekarang ini, dirinya tidak bisa melakukan latihan dan kembali bermain tenis. Menurut Nadal, bahwa seharusnya olahraga tenis tetap bisa berlangsung berjalan dengan baik tanpa ada kehadiran penonton. Terlebih dengan olahraga tenis sendiri, dimana para pemain memiliki jarak yang cukup jauh sehingga dengan sisi lapangan yang berbeda. “Aku tahu situasi dunia sekarang ini saat tidak baik, namun ada beberapa kebijakan pemerintah yang sebenarnya tidak masuk akal dan sulit untuk diterima. Namun kita sebagai masyarakat harus menuruti segala aturan yang sudah di tetapkan oleh pemerintahan”. Kata Rafael Nadal di sesi live instagram miliknya.

Tujuan Nadal melakukan Live di instagram adalah untuk mengobati rasa rindu para fans nya, selain itu Nadal juga ingin berbagi cerita selama pandemi COVID-19 ini dirinya cukup kesal karena tidak bisa berbuat banyak dirumah dan sangat merindukan lapangan untuk bermain tenis. Didalam rumah Nadal tentu hanya sebuah rumah biasa dan tidak memiliki halaman yang cukup luas untuk dijadikan sebagai tempat bermain tenis. Dan untuk bermain tenis diluar rumah tentu tidak bisa, karena kebijakan dari pemerintah setempat yang menyuruh para warganya untuk berdiam diri dirumah dan tidak boleh melakukan aktivitas di luar sampai pandemi virus ini berakhir.

Untuk menjaga kesehatan para atlet dan tim operasional dari yang menyelenggarakan olahraga tenis dan juga untuk menjaga kesehatan para penggemar tenis, musim kompetisi ini terpaksa harus di undur bahkan kompetisi yang seharusnya di gelar di wimbledon juga terpaksa harus di batalkan untuk kedua kalinya. Dimana pada waktu pertama kali juga pernah mengalami kemunduran jadwal yang diakibatkan oleh perang dunia ke II sehingga olahraga tenis tidak bisa dilanjutkan. Tetapi, untuk French Open, Grand Slam yang merupakan tempat kesukaan dari Nadal juga harus mengalami pengunduran jadwal sampai dengan 20 September 2020.

Lihat Juga: Balapan F1 GP Di Hungaria Digelar Tanpa Penonton

Sementara itu untuk Roger Federer yang merupakan salah satu atlet tenis terbaik juga memberikan pernyataan bahwa ada sisi positif yang dia rasakan disaat pandemi COVID-19 ini, dimana pada saat olahraga tenis di berhentikan sementara membuat dirinya untuk bisa beristirahat untuk memulihkan kembali lututnya yang cedera.

“Aku turut sedih melihat kondisi kesehatan dunia sekarang ini, dan aku juga merasakan kesedihan dimana olahraga tenis dan cabang olahraga lainnya harus diberhentikan sementara waktu demi menjaga kesehatan dan juga keselamatan setiap orang, Namun disisi lain aku juga cukup senang dimana aku memiliki banyak waktu untuk beristirahat dan berharap keadaan ku bisa pulih secepatnya dan kondisi kesehatan dunia juga bisa kembali pulih secepatnya sehingga semua kegiatan bisa kembali berjalan normal dan aku pun bisa kembali mengikuti permainan tenis. “Kata Roger Federer.

Eka Gondolan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x