Kisah Muhammad Ali Yang Menjadi Seorang Muslim

Kisah Muhammad Ali Yang Menjadi Seorang Muslim

Legenda tinju dunia yaitu Muhammad Ali yang merupakan menjadi salah satu icon muslim di Amerika, walaupun Ali sudah meninggal dunia pada 3 Juni 2016 namun nama Muhammad Ali masih selalu di kenang terutama bagi para umat Muslim di dunia dan juga untuk mereka yang menyukai olahraga tinju. Pria kelahiran 17 Januari 1942 itu merupakan seorang mualaf, dirinya sangat senang dan cukup bersyukur bisa mengenal dan belajar lebih lagi soal agama Islam. Dan dia juga dikenal sebagai sosok atlet yang taat agama sehingga nama Ali menjadi salah satu Icon Islam di Amerika dan juga untuk umat muslim di seluruh dunia.

Berdasarkan sumber dari NDTV, Belinda memberikan penjelasan kepada awak media alasan kuat Muhammad Ali menjadi seorang muslim. Awal mula Ali ingin mualaf karena dirinya sedang mengalami pertengkaran dengan istrinya. Sejak pertengkaran itu terjadi, Ali menjadi kehilangan kendali dan melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan seperti main perempuan dan mabuk di jalanan. Setelah keadaan rumah tangganya sudah membaik, Belinda sang istri dari Ali meminta untuk suaminya menuliskan semua alasan kenapa dirinya meninggalkan agama Kristen dan ingin menjadi seorang muslim. Lalu, Ali menuruti permintaan dari istrinya tersebut dan menuliskan semua kisah perjalanan dia dan alasan apa saja yang membuat dirinya tertarik untuk menjadi bagian dari umat Muslim. Setelah itu, tulisan yang dibuat Ali diserahkan ke Museum Nasional Sejarah dan Budaya Afrika pada tanggal 25 Oktober 2017.

Kesimpulan isi dari surat tersebut adalah sebagai berikut:

Saat dirinya sedang mabuk dan arah mau menuju pulang kerumah, Ali melihat seorang pria dengan jas hitam yang menjual koran terbitan dari Nation Of Islam.

Ada hal yang membuat dia tertarik dengan salah satu koran yang dijual oleh pria berjas hitam tersebut, ia melihat ada gambar kartun yang lucu yang menarik perhatian Ali sehingga dirinya membeli koran tersebut dan membaca isi berita dari koran itu. Ternyata kartun itu melambangkan seorang pria berkulit putih yang sedang menyiksa budak berkulit hitam untuk menyembah dan berdoa seperti orang Kristen lakukan. Ali pun sangat geram melihat gambar dan isi berita tersebut, dan membuat dirinya tertarik untuk mualaf dan belajar tentang agama Islam. Semenjak Ali menjadi mualaf, dirinya tidak mau lagi memakai nama Cassius Clay dan langsung diganti menjadi Muhammad Ali.

Sebelum dirinya menjadi umat Muslim, dia pernah mendengar tentang organisasi Islam di Amerika yang di pimpin oleh Elijah Muhammad. Namun saat itu, Ali belum memiliki ketertarikan untuk bergabung menjadi bagian dari organisasi tersebut. Tujuan Elijah Muhammad membuat kelompok ini untuk memperjuangkan hak-hak warga Amerika yang berkulit hitam dan mendapatkan perlakuan yang baik serta terbebas dari budak untuk orang yang berkulit putih.

Lihat Juga: Rafael Nadal Tidak Bisa Latihan Karena Lockdown

Pada tahun 1964, ketika Ali berhasil menjadi juara kelas berat setelah berhasil mengalahkan Sonny Liston, Ali memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan dunia yaitu “Saya percaya kepada Allah, dan hati saya sangat damai ketika mempelajari ajaran dari Agama Islam yang merupakan Tuhan yang saya percaya dan tempat saya untuk berdoa” Katanya.

Dan dalam jumpa pers pun, ali menegaskan kembali kepada wartawan bahwa dirinya bukan lagi seorang kristen, melainkan sudah menjadi orang Islam dan ini merupakan jalan yang sudah ditentukan dengan keinginan hatinya sendiri dan tidak ada satu orang pun yang bisa menghalangi dirinya untuk memeluk agama Islam.

Menurut Ali, bahwa agama Islam adalah agama yang memberikan kedamaian bagi umat manusia karena tidak pernah membeda-bedakan seseorang dari warna kulit, etnis dan juga ras. Karena semua manusia itu sama di hadapan Allah, yang paling penting adalah takwa dan menjaga sikap yang baik kepada sesama umat manusia.

Sekian informasi yang bisa saya sampaikan ini, meskipun Ali sudah meninggal dalam usia 74 tahun, namun nama dirinya masih menjadi salah satu Atlet muslim yang mempunyai pengaruh besar terhadap umat muslim di dunia terutama untuk di bagian negara Amerika Serikat.

Eka Gondolan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x