75 Tahun Rekor MotoGP Belanda Rusak Karena COVID-19

75 Tahun Rekor MotoGP Belanda Rusak Karena COVID-19

Tahun 2020 harusnya menjadi tahun yang besar bagi masyarakat Belanda karena menjadi musim perayaan yang ke-90 kalinya dalam menyelenggarakan balapan MotoGP Belanda di sirkuit Assen dimana pada tahun 1925 merupakan gelaran untuk pertama kalinya di lakukan di sirkuit tersebut. Namun tempat tersebut pernah mengalami beberapa kali absen karena terjadi perang dunia ke II yaitu tepatnya pada tahun 1939-1945. Sejak tahun 1949 Assen selalu hadir dalam sirkuit MotoGP dan tidak pernah absen sekalipun, namun sayangnya di tahun 2020 ini Assen harus mengalami absen karena pandemi dari COVID-19 ini.

Pengelola MotoGP dari pihak Belanda pun memberikan pernyataan yang turut prihatin dengan keadaan dunia sekarang ini, dimana banyak gelaran olahraga besar yang harus di nonaktifkan demi kesehatan dan juga keselamatan kita semua. Jujur, sebenarnya kecewa karena tahun ini seharusnya menjadi tahun yang penting untuk memperingati perayaan yang ke-90, namun takdir berkata lain bahwa perayaan tersebut resmi harus di undur sampai dengan tahun 2021.

Kesehatan para pembalap, para manajemen tim dan juga kesehatan dari para penggemar adalah hal utama yang harus di perhatikan. Jadi penundaan perayaan ini merupakan langkah terbaik yang harus di ambil. Setelah keadaan dunia mulai membaik, maka di tahun 2021 akan dibuat menjadi tahun yang istimewa untuk sirkuit Assen untuk menyambut perayaan ke-90. Jadi diharapkan para penggemar bisa bersabar sampai waktunya tiba.

Pengunduran jadwal MotoGP di Belanda ini tentu kembali terjadi setelah 75 tahun belakangan ini, namun masalah yang dihadapi tentu berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana pada tahun silam terjadi perang dunia ke II sehingga gelaran motorbike atau MotoGP resmi di tiadakan. Berbeda cerita dengan tahun sekarang, dimana virus corona ini menghentikan gelaran dunia MotoGP tersebut.

Tidak hanya Belanda saja yang mengalami pengunduran jadwal, melainkan seri Jerman dan juga Finlandia yang ikut mengalami pengunduran jadwal MotoGP tersebut. Dan masih ada empat negara lagi yang masih belum di putuskan kapan waktu gelaran MotoGP kembali di buka untuk seri di Spanyol, Prancis, Italia dan juga Catalunya.

Tentu saja setiap gelaran MotoGP selalu ramai di tonton oleh penonton baik itu didalam sirkuit maupun dirumah karena seri balapan ini masih menjadi salah satu acara tontonan yang cukup populer di kalangan dunia, sehingga wajar saja jika hal ini cukup menyedihkan bagi mereka yang menyukai gelaran balapan motor dunia.

Kita Akan Kembali Bersorak-sorai Setelah Pandemi COVID-19 Ini Berakhir

Dalam sirkuit Assen Belanda tentu penonton yang selalu hadir di tribun selalu mencapai di angka 170 ribu, bahkan jika ada salah satu pembalap yang mereka gemari seperti Rossi, Marques dan lain-lain yang berhasil menjadi juara tentu para penggemar akan bersorak-sorai ramai didalam tribun dan diluar tribun. Tentu hal ini merupakan momen yang paling di rindukan oleh para penggemar motor balap di Belanda. Maka dari itu setelah Pandemi COVID-19 ini berakhir, maka ada banyak orang yang tidak sabar untuk menyaksikan kembali MotoGP dan kembali berteriak bahagia disaat pembalap yang di jagokan berhasil menjadi pemenang di sirkuit Assen.

Bagi kalian yang ingin menyaksikan MotoGP di tahun 2021 sebaiknya kalian menjaga kesehatan kalian dan hindari virus COVID-19 ini supaya kalian bisa kembali menyaksikan MotoGP di berbagai seri dunia dan kembali bersorak-sorak dalam merayakan kemenangan para pembalap yang kalian idolakan.

Lihat Juga: Klopp Sudah Layak Disebut Legenda Untuk Liverpool

Sekian informasi ini disampaikan, sebenarnya tidak hanya MotoGP saja yang memberhentikan sementara gelaran mereka. Namun olahraga seperti Basket, Sepakbola juga mengalami nasib yang sama karena dampak buruk dari virus ini.

Eka Gondolan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x